banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250

Karyawan PT OSS Jadi Korban Pembacokan di Area Gudang Kabel, Pelaku Diduga Bawa Kabur Kabel Perusahaan

banner 120x600
banner 468x60

Ruangwarta.id, Konawe — Seorang karyawan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) dilaporkan menjadi korban pembacokan oleh sekelompok terduga pelaku pencurian di area gudang kabel jalur motor perusahaan, Rabu (3/6/2026) dini hari.

Berdasarkan informasi internal yang diterima redaksi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.40 WITA di kawasan gudang kabel PT OSS.

banner 325x300

Korban diketahui bernama Rahman, karyawan Departemen Material dengan nomor induk karyawan (NIK) 202215928.

Menurut informasi awal yang dihimpun dari pihak keamanan perusahaan berdasarkan keterangan korban, terdapat sekitar empat orang pelaku yang diduga melakukan aksi pencurian kabel di area perusahaan.

Dalam kejadian tersebut, para pelaku disebut sempat membawa kabur dua batang kabel sebelum akhirnya melarikan diri usai melakukan pembacokan terhadap korban.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui grup internal divisi tempatnya bekerja sebelum pihak keamanan perusahaan mendatangi lokasi kejadian.

Sekitar pukul 06.40 WITA, petugas keamanan tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Namun para pelaku disebut telah melarikan diri dari lokasi.

Sementara itu, korban lebih dahulu diamankan dan mendapatkan penanganan medis di klinik perusahaan sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bahteramas Kendari untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun manajemen PT OSS terkait kronologi lengkap kejadian, kondisi terkini korban, serta langkah hukum yang akan diambil terhadap para pelaku.

Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian di lingkungan perusahaan dan masyarakat sekitar kawasan industri Morosi. Aparat keamanan diharapkan segera melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dan pembacokan tersebut.

Ruangwarta.id masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian dan manajemen PT OSS terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Redaksi Ruangwarta.id

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *