banner 728x250

BEM UHO Turun Langsung Bantu Korban Banjir Kali Wanggu, Kolaborasi dengan Brimob Sultra

banner 120x600
banner 468x60

Ruangwarta.id, Kendari — Hujan deras yang mengguyur Kota Kendari sejak Minggu dini hari (10/5/2026) menyebabkan banjir di kawasan Kali Wanggu dan sejumlah titik permukiman warga di Kota Kendari. Luapan air menggenangi rumah masyarakat hingga mengganggu aktivitas warga serta arus lalu lintas di wilayah terdampak.

Proses evakuasi dilakukan sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WITA oleh personel SAT BRIMOB POLDA Sulawesi Tenggara bersama instansi terkait dan relawan. Sejumlah warga dievakuasi setelah ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan mencapai lutut hingga pinggang orang dewasa.

banner 325x300

Kompol Asri Diyni menyampaikan bahwa personel gabungan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi banjir guna memastikan keselamatan masyarakat serta kelancaran proses evakuasi.

Di tengah situasi tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Halu Oleo (BEM UHO) turut turun langsung membantu masyarakat terdampak banjir. Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin Menteri Mitigasi Bencana BEM UHO, Rinti Agustiawati, bersama sejumlah mahasiswa dan relawan.

Selain membantu proses penanganan darurat di lapangan, BEM UHO juga melakukan pendataan kebutuhan mendesak warga terdampak, terutama bantuan sembako, pakaian layak pakai, serta kebutuhan dasar lainnya yang rusak akibat banjir.

“Kami berupaya hadir langsung membantu masyarakat sekaligus melakukan pendataan kebutuhan warga agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran,” ujar Rinti Agustiawati.

BEM UHO juga dijadwalkan berkolaborasi dengan SAT BRIMOB POLDA Sultra dalam membantu pengamanan di posko pengungsian. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga keamanan lingkungan pengungsian sekaligus mengantisipasi potensi gangguan selama proses penyaluran bantuan berlangsung.

Keterlibatan mahasiswa dalam penanganan banjir tersebut menjadi bagian dari aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial terhadap masyarakat terdampak bencana di Sulawesi Tenggara.

BEM UHO turut mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk civitas academica Universitas Halu Oleo, untuk berpartisipasi membantu korban banjir melalui donasi maupun dukungan tenaga relawan guna mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penanganan banjir dan pemantauan kondisi debit air di kawasan Kali Wanggu masih terus dilakukan oleh aparat gabungan bersama relawan di lapangan.

Kontributor: Ildam Saputra

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *