Ruangwarta.id, Soreang — Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) menyelenggarakan Penataran Perwasitan Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 5–7 Mei 2026, di Hotel Raja Sutan, Soreang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini diikuti ratusan juri dan wasit karate dari berbagai provinsi di Indonesia.
Penataran tersebut menjadi bagian dari upaya PB FORKI dalam meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta standar kompetensi perangkat pertandingan di tingkat nasional. Para peserta mendapatkan pembekalan terkait pembaruan regulasi pertandingan, sistem penilaian, hingga etika perwasitan yang mengacu pada standar internasional.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 856 peserta terlibat dalam kegiatan ini. Tingginya partisipasi dinilai mencerminkan kebutuhan peningkatan kualitas perwasitan sebagai elemen penting dalam menjaga objektivitas dan kredibilitas pertandingan karate.
Selain penataran utama, PB FORKI juga menjadwalkan kegiatan lanjutan berupa refreshment dan seminar perwasitan pada 8 Mei 2026. Kegiatan tersebut akan menghadirkan narasumber internasional, Michael Huang, yang diharapkan dapat memberikan perspektif global sekaligus memperkuat standar perwasitan nasional agar selaras dengan praktik internasional.
PB FORKI menilai kehadiran narasumber dari tingkat Asia menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan, terutama dalam menghadapi kompetisi yang semakin kompetitif dan berstandar tinggi.
Peserta yang dinyatakan lulus dan memenuhi kualifikasi dari rangkaian kegiatan ini akan diproyeksikan untuk bertugas dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PB FORKI IV yang dijadwalkan berlangsung pada 9–12 Mei 2026 di GOR Citra Bandung.
Melalui kegiatan ini, PB FORKI berharap kualitas perwasitan di Indonesia terus meningkat, sehingga mampu mendukung penyelenggaraan kompetisi karate yang adil, profesional, dan berintegritas tinggi.
Kontributor: Haikal Lenohingide


















