banner 728x250

Banderano Tolaki Buka Diklatsar XVII di Konawe Utara, Siapkan Kader Adat yang Humanis dan Profesional

banner 120x600
banner 468x60

Ruangwarta.id, Konawe Utara — Forum Pemuda Adat Tolaki (FORDATI) kembali membuka kesempatan bagi generasi muda untuk bergabung dalam Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) XVII Banderano Tolaki yang akan digelar pada 5–7 Juni 2026 di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses kaderisasi organisasi adat Banderano Tolaki yang bertujuan membentuk karakter pemuda yang tidak hanya memahami nilai-nilai budaya, tetapi juga memiliki sikap tegas, humanis, dan profesional dalam kehidupan bermasyarakat.

banner 325x300

Mengusung tema “Dari Adat untuk Negeri: Membentuk Kader Banderano Tolaki yang Humanis, Tegas, dan Profesional”, Diklatsar XVII diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan identitas budaya bagi generasi muda Tolaki di tengah dinamika modernisasi.

Ponggawa Aha Banderano Tolaki, Hedianto Ismail, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan fisik, melainkan proses pembentukan karakter dan kepemimpinan berbasis nilai adat.

“Banderano Tolaki hadir sebagai wadah pembinaan generasi muda agar tetap berakar pada adat, namun mampu berkontribusi bagi masyarakat secara luas,” ujarnya.

Selain materi adat dan budaya, peserta juga akan mendapatkan pembekalan terkait kedisiplinan, kepemimpinan, serta nilai-nilai sosial kemasyarakatan. Hal ini menjadi penting dalam membentuk kader yang mampu berperan aktif sebagai penjaga nilai adat sekaligus agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Diklatsar ini terbuka bagi pemuda yang memiliki komitmen untuk belajar, berkembang, dan menjaga warisan budaya Tolaki. Panitia menyediakan sejumlah kontak pendaftaran untuk memudahkan calon peserta mendapatkan informasi lebih lanjut terkait mekanisme dan persyaratan kegiatan.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk elemen masyarakat dan sponsor lokal, sebagai bentuk sinergi dalam melestarikan budaya serta memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Dengan semangat kolaborasi dan pelestarian budaya, Banderano Tolaki mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut ambil bagian dalam menjaga identitas adat dan membangun masa depan yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.

Pendaftaran terbuka hingga menjelang pelaksanaan kegiatan, dan diharapkan Diklatsar XVII ini dapat melahirkan kader-kader baru yang siap mengabdi untuk adat, masyarakat, dan negeri.

Redaksi Ruangwarta.id

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *