Ruangwarta.id, Konawe Selatan — Kondisi jembatan penghubung menuju kawasan Persawahan Paramowila di Desa Monapa, Kecamatan Mowila, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dilaporkan mengalami kerusakan parah dan membahayakan keselamatan masyarakat.
Berdasarkan pantauan lapangan pada Kamis (30/4/2026), jembatan kayu yang selama ini menjadi akses utama masyarakat dan petani terlihat rapuh, berlubang, serta sebagian badan jembatan mengalami kerusakan hingga nyaris ambruk.
Kerusakan tersebut kini disebut telah memakan korban. Seorang petani dilaporkan terjatuh saat melintasi jembatan ketika hendak pulang dari area persawahan. Insiden itu diduga terjadi akibat kondisi papan jembatan yang sudah lapuk dan tidak lagi layak digunakan.
Kawasan Persawahan Paramowila diketahui memiliki luas sekitar 200 hektar dan menjadi salah satu sentra pertanian masyarakat di Kecamatan Mowila. Area tersebut tidak hanya dimanfaatkan warga Desa Monapa, tetapi juga digunakan oleh petani dari sekitar tujuh desa di wilayah Kecamatan Mowila.
Karena itu, keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat vital dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi hasil panen, hingga aktivitas ekonomi para petani setiap harinya.
Salah seorang perwakilan petani yang enggan disebutkan namanya berharap Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan segera turun langsung melihat kondisi jembatan yang dinilai sudah sangat membahayakan masyarakat.
“Pemerintah daerah harus turun langsung melihat kondisi di lapangan. Bagaimana masyarakat mau meningkatkan hasil pertanian kalau akses utama saja sudah tidak layak dilalui,” ujarnya.
Masyarakat khawatir apabila kerusakan tersebut tidak segera ditangani, maka risiko kecelakaan serupa bahkan lebih fatal dapat kembali terjadi sewaktu-waktu, terutama saat aktivitas pengangkutan hasil panen berlangsung.
Selain mengancam keselamatan warga, kondisi jembatan yang rusak juga dikhawatirkan berdampak terhadap distribusi hasil pertanian masyarakat yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi warga di kawasan tersebut.
Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan melalui instansi terkait segera melakukan penanganan darurat sekaligus pembangunan jembatan permanen yang lebih aman dan layak digunakan masyarakat.
Masyarakat juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melakukan survei teknis terhadap kondisi infrastruktur tersebut agar proses perbaikan dapat segera direalisasikan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pemerintah daerah maupun instansi terkait mengenai langkah penanganan terhadap kerusakan jembatan penghubung Persawahan Paramowila tersebut.
Dokumentasi lapangan menunjukkan kondisi jembatan yang sudah tidak layak dilalui dan berisiko tinggi terhadap keselamatan masyarakat maupun kendaraan pengangkut hasil pertanian.
Redaksi Ruangwarta.id












