banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250

30 Hari Mengabdi, Mahasiswa KKN UHO Tinggalkan Lapangan Voli hingga Bak Sampah di Desa Adaka Jaya

banner 120x600
banner 468x60

KONAWE SELATAN, Ruangwarta.id — Pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Halu Oleo (UHO) di Desa Adaka Jaya, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan, tidak berakhir sekadar dengan selesainya masa penugasan.

Selama berada di desa tersebut, mahasiswa KKN UHO merealisasikan sejumlah program yang ditujukan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Mulai dari pembangunan lapangan bola voli, bak sampah di kawasan pasar, pemasangan patok blok, hingga pengecatan batas desa.

banner 325x300

Tak hanya meninggalkan pembangunan fisik, mahasiswa juga menghadirkan hiburan jaranan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan.

Koordinator Desa (Kordes) KKN UHO Desa Adaka Jaya, Ivan Frediansyah, mengatakan seluruh program disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi yang ditemui selama mahasiswa menjalankan pengabdian.

Menurutnya, KKN tidak semestinya dimaknai sebagai kegiatan seremonial atau sekadar pemenuhan kewajiban akademik. Kehadiran mahasiswa harus mampu memberikan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat, bahkan setelah masa KKN berakhir.

“Kami tidak ingin kehadiran kami di Desa Adaka Jaya hanya sebatas datang, menjalankan program, kemudian pulang. Kami ingin meninggalkan sesuatu yang benar-benar bisa digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Ivan.

Salah satu program utama yang direalisasikan adalah pembangunan lapangan bola voli. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi sarana olahraga sekaligus ruang interaksi masyarakat, khususnya bagi generasi muda Desa Adaka Jaya.

Di sektor lingkungan, mahasiswa membangun bak sampah di kawasan pasar. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan pasar sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk membuang dan mengelola sampah secara lebih tertib.

Mahasiswa juga memasang patok blok sebagai penanda pembagian wilayah blok di Desa Adaka Jaya. Selain itu, pengecatan batas desa dilakukan untuk memperjelas penanda wilayah sekaligus meningkatkan kerapian dan pemeliharaan fasilitas desa.

Namun, kontribusi mahasiswa tidak berhenti pada pembangunan fisik. Hiburan jaranan turut digelar untuk masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan sosial dan memperkuat hubungan antara mahasiswa dengan warga.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang hiburan bagi masyarakat setelah mahasiswa bersama warga menjalankan berbagai program pengabdian.

Seluruh program dilaksanakan melalui koordinasi dengan pemerintah desa serta melibatkan masyarakat. Semangat gotong royong menjadi salah satu unsur penting dalam proses pelaksanaan program, mulai dari persiapan hingga penyelesaian pekerjaan.

Ivan menilai dukungan pemerintah desa dan masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan program KKN.

“Program ini bukan hanya hasil kerja mahasiswa KKN. Ada dukungan pemerintah desa dan masyarakat yang ikut membantu sejak proses perencanaan sampai pelaksanaan. Karena itu, kami berharap apa yang sudah dibuat bersama dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik,” jelasnya.

Bagi mahasiswa KKN UHO, pengabdian di Desa Adaka Jaya menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus belajar memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.

Ivan mengatakan, masa KKN memang memiliki batas waktu. Namun, manfaat dari program yang telah dibangun diharapkan dapat berlangsung lebih lama.

“Kami memang hanya sementara berada di Desa Adaka Jaya. Setelah masa KKN selesai, kami akan kembali ke kampus. Tetapi kami berharap yang kami tinggalkan tidak ikut hilang ketika kami pulang. Lapangan voli, bak sampah, patok blok, dan batas desa semoga terus digunakan dan dirawat. Begitu juga dengan kebersamaan yang sudah kita bangun,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat berbagai fasilitas yang telah dibangun bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, terutama oleh generasi muda.

Pengabdian mahasiswa KKN UHO di Desa Adaka Jaya pada akhirnya tidak hanya meninggalkan dokumentasi dan kenangan. Mereka berupaya meninggalkan jejak yang lebih konkret melalui fasilitas publik, kepedulian terhadap lingkungan, serta hubungan sosial yang terbangun bersama masyarakat.

Mereka datang untuk mengabdi, bekerja bersama masyarakat, dan pulang dengan meninggalkan sesuatu yang diharapkan tetap hidup setelah masa KKN berakhir.

Laporan: Ildam Saputra
Editor: Redaksi Ruangwarta.id

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *